Pernak-pernik Lebaran: Madu Mongso jajanan khas Jawa


Lebaran atau hari raya Idul Fitri adalah waktu yang sangat dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia setelah puasa penuh di bulan suci ramadhan. Tidak heran jika masyarakat mempersiapkan segala keperluan guna menyambut bulan kemenangan yang hadir hanya satu tahun sekali. Selain mudik, baju baru juga beragam jajanan ikut memeriahkan lebaran. Dari jajanan siap saji sampai buatan sendiri.
Ini nih salah satu jajanan tradisional yang sudah mulai punah, namanya Madu Mongso. Ada yang pernah tahu Madu Mongso? Jajanan khas yang tak asing di kalangan penduduk Jawa ini tak banyak tahu asal usulnya darimana. Entah dari Jawa Timur atau Jawa Tengah. Pokoknya dari Jawa.

Saya kenal jajanan ini pun dari ibu. Setiap lebaran ibu selalu membuat Madu Mongso. Kata ibu saat aku tanya kenapa dinamakan Madu Mongso karena Mongso dari kata rumongso yang artinya rasa. Nah jadi Madu Mongso berarti rasa madu. Mirip manis dan legitnya tapi jangan anggap Madu Mongso ini terbuat dari madu karena sama sekali tidak ada madu di dalam bahan pembuatannya.

Jajanan khas nusantara ini bahan dasarnya adalah tape ketan. Ketan hitam atau biasa bisa digunakan sesuai selera. Kalau ibu membuat tape ketan sendiri. Yaitu beras ketan dikukus lalu diberi gula pasir dan ragi setelah ketan dingin. Agar proses fermentasinya berhasil, ketan ditutup selama 2-3 hari.
Dan setelah jadi tape, barulah proses pembuatan Madu Mongso.
Mulanya ketan diperas sampai tidak ada sisa airnya. Lalu dimasukan dalam wajan yang sudah berisi santan dan gula merah yang sudah terlebih dulu dipanaskan. Diaduk-aduk terus sampai matang. Tapi mengaduknya jangan terlalu lama agar tidak keras. Sayangnya saya tidak sempat ambil foto waktu ibu mengaduk Madu Mongso.
Setelah bahan-bahan tadi sudah merata dan matang, Madu Mongso yang sudah jadi bisa dituang di wadah. Ditunggu sampai dingin sebelum dimasukan dalam plastik atau kertas bungkus warna warni.

Kalau mau incip-incip, mari silaturahmi ke rumah. Saya tunggu😊

Comments

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja