Kau, Hujan, Rindu Dan Kenangan


Dengar, tepat setelah rintik-rintik hujan turun
Bayangmu hadir sebagai orang yang kurindukan
Dalam deras hujan
Di tanah yang basah ini
Aku berdiri
Mengulang kenangan
Menulis rindu yang terlalu menyesakkan

Aku mengulas kenangan
Di jurang kepasrahan
Luruh dan melayang di antara aroma hujan

Lihatlah, setelah jejak-jejak langkahmu menghilang
Menjauh di bawah derasnya hujan
Kau masih sebagai orang yang kurindukan
Aku membiarkanmu pergi
Karena aku berharap ada kata pulang
Meski terinjak duka yang menghias air mata

Pada kata yang memuat beribu pertanyaan
Aku mencari jawaban
Tentang kau yang kurindukan
Pada gelap badai
Pada rintik rinai
Aku bertanya memastikan
Apa benar kau hanya sekedar bayang?

Dan tepat setelah hujan reda,
Rindu ini semakin menyedihkan
Bayangmu pudar
Menjelaskan bahwa kau tinggal kenangan


Lamongan, 27 Januari 2018

#Onedayonepost
#ODOPbatch5
#ODOPharike-6

Comments

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja