Puisi Hati


TENTANG SESEORANG

Rembulan masih menguning
Saat derap-derap langkah kakinya menjahit malam
Berdebam membangunkan cicak beranak
Dongeng-dongeng belum selesai dibacakan
Tapi tampaknya sengaja dipecahnya malam hingga buta tak meraba
Seketika aku melihatnya menuruni tangga rindu yang sengaja ku tebar di pelataran waktu
“Dia datang!!” aku bersorak entah riang atau pilu
Dan rinduku lebur dalam cangkang cintanya


MIMPI

Terbesit angan tentang cerita purba
Sunggingan senyummu mampu menggoyang jiwa
Saat bulan memerah di bulan Desember
Saat langit melukis angkasa beranjak dalam kegelapan

Sorot mata itu menusuk bak duri di tengah jiwa
Sakitnya tanpa terampun
Kenapa harus mampir di malam tidurku?
Bukankah mimpi ini terlau basi
Dan sudah setahun yang lalu tinta menggores luka
Menumpahkan kopi di setiap harinya


#Onedayonepost
#ODOPbatch5
#ODOPharike-7

Comments

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja