Reading Challenge FLP Jatim: Dari Paksaan Hingga Kebiasaan


Paksaan?
Membaca kok dipaksa?
Iya kalau tidak karena dipaksa atau terpaksa, gak bakalan deh ngeluangin waktu buat baca. Kalau baca status medsos sih tidak perlu ditanya.
Seperti yang sudah aku tulis kemarin tentang manfaat membaca buku. Apa kalian tidak ingin mencoba melakukannya? Baca juga: Ini Nih Manfaat Yang diperoleh dengan Membaca Buku

Untuk mencegah kemalasan membaca buku, akhirnya aku putuskan mengikuti Reading Challenge yang diadakan FLP Jawa Timur.
Sudah pada tahu kan Reading Challenge?
Reading Challenge adalah tantangan membaca buku setiap hari. Tapi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.
Reading Challenge ini kami menamainya dengan kelas RC. Kelas RC sendiri terbagi menjadi empat kelas, diantaranya:

a.     Kelas R (Kelas Reader)
b.     Kelas MR (Kelas Middle Reader)
c.     Kelas HR (Kelas High Reader)
d.     Kelas SR (Kelas Super Reader)

Untuk setiap peserta dimasukan ke dalam grup Whatsaap sesuai kelasnya. Tujuannya untuk mempermudah laporan buku yang dibaca.

Kelas pemula adalah kelas R. Awal aku masuk kelas ini sangat santai, karena target membaca hanya 5 halaman perhari.
Dulu aku dapat 1.569 halaman selama satu bulan meskipun bukan peringkat pertama tapi sudah memenuhi tantangan dan dinyatakan lulus kelas R.

Setelah lulus kelas R, aku naik ke kelas MR. Di kelas ini lebih menantang lagi.
Di kelas MR, target membaca menjadi 15 halaman perhari selama 40 hari. Dan saat ini kelas MR sudah masuk hari ke-26.
Alhamdulillah aku berhasil melahap 2.016 halaman selama 25 hari (hari ke-26 belum laporan. Hehe). Oh iya di kelas MR beda dengan kelas R yang membaca buku sesuai keinginan kita. Tapi di kelas MR, ditantang membaca buku sesuai tema yang ditentukan. Misal buku sejarah, biografi, buku peraih nobel sastra, politik dan lain-lainnya.
Jadi jika buku dengan tema tertentu tidak punya di rumah, mau tidak mau harus ke perpustakaan daerah untuk pinjam buku atau baca lewat e-book. Dan membaca lewat e-book itu sulit jika tidak terbiasa. Pengalaman kemarin membaca e-book 600 halaman dalam waktu 8 hari. Dan itu tantangan banget karena bila tidak selesai baca, maka di laporan kelas akan ada peringatan khusus.
Prosedurnya jika peserta tidak membaca selama 3 hari berturut-turut atau tidak setor laporan ke grup kelas, maka dinyatakan tidak naik kelas.

Lalu bagaimana jika kuota internet habis dan tidak laporan meskipun sudah membaca?
Jawabannya tetap harus laporan. Dan tidak boleh diwakilkan temannya. (Sadis ya?😂)

Di kelas MR, aku belajar membaca dengan buku yang kurang aku suka. Tapi dengan adanya tema buku yang ditentukan, membuat aku yang malas membaca buku tebal dan nonfiksi, jadi membacanya hingga selesai.
Manfaatnya banyak sekali ikut kelas RC FLP Jatim ini, selain menambah pengetahuan juga belajar istiqomah membaca buku setiap hari. Kalau sudah kebiasaan, sehari tidak membaca itu rasanya aneh.

Terima kasih FLP Jatim yang telah membuat program super keren ini. Aku semangat mengikuti kelas MR biar naik kelas HR dengan tantangan yang pasti lebih seru.


#Onedayonepost
#ODOPbatch5
#ODOPharike-35

Comments

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja