Review: Novel "Yang Merindu" Karya Ulin Nurviana


"Bukankah jodoh itu di tangan Allah, karena itu aku gak mau lagi memperburuk keadaan dengan menambah permasalahan baru terkait lelaki yang belum tentu jodoh kita." (hlm 24)
"....Allah selalu punya rencana indah untuk menolong hamba-Nya. Jika memang Allah menakdirkan dia untukmu, pastilah suatu saat kalian akan bersama. Entah seperti apa cara-Nya...." (hlm. 111)

Itu adalah kutipan-kutipan favorit saya yang terdapat dalam novel ini.
Novel karya mbak Ulin Nurviana. Membaca novel ini tiba-tiba saya teringat sebuah lirik lagu milik Afgan.

Jika aku bukan jalanmu
Ku berhenti mengharapkanmu
Jika aku memang tercipta untukmu
Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Tapi novel ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Afgan. Hanya sama kaitannya membahas masalah jodoh.

Nah, sebelum saya bahas review nya, berikut sinopsis yang ada di bagian belakang novel ini.


Sinopsis Novel Yang Merindu

Judul : Yang Merindu

Penulis : Ulin Nurviana

ISBN : 978-602-1114-35-3

Jumlah Halaman : 166 Halaman

Penerbit : Syams

"Jika mencintaimu butuh alasan, maka aku tak punya alasan mencintaimu. Sebanyak apa pun aku beralasan, kau tidak akan mungkin percaya. Kau selalu memandang rendah dirimu, selalu mengatakan tak mungkin. Padahal aku percaya cinta itu datang dari Allah, bukan kita yang menentukan pada siapa, dan aku tidak akan meminta apa-apa lagi. Kamu boleh menjauhiku, sejauh apa yang kamu inginkan,"

Alvin masih berdiri di tempat, berharap Faya bersedia kembali melihatnya. Jika ini adalah pertemuan terakhir, ia ingin melihat wajah gadis itu sedalam pandangannya untuk menghapus kerinduan yang ada. Namun, hingga menit demi menit berlalu, Faya tak bersedia mengangkat wajahnya. Mungkin sudah saatnya ia berhenti bertahan, dan menyerahkan setiap takdir cinta pada pemilik-Nya.

"Aku akan menjauh, sejauh apa yang kamu inginkan." Alvin menahan kalimatnya, ia menarik napas yang begitu sesak. Perlahan, dengan berat hati ia melangkah pergi.

Namun aku masih berharap takdir mempertemukan kita kembali.


Review Novel Yang Merindu

Saya suka prolog yang tersaji di novel ini, karena seketika dihadapkan sebuah kondisi di rumah sakit. Bagaimana sibuknya para dokter melakukan penanganan darurat pada pasiennya. Dan saat membaca, saya seperti ada di sana melihat langsung peristiwa tersebut.

Banyak sekali ilmu baru yang saya dapat dari novel ini,  terkait istilah-istilah dalam dunia kesehatan. Tentang bagaimana profesi seorang dokter, tindakan RJP ataupun mengenal berbagai penyakit.
Sebenarnya novel ini menceritakan perihal jodoh. Seorang Faya, Alvin ataupun Vita yang harus menghadapi rumitnya kisah asmara. Yang pada akhirnya skenario Allah lah yang terbaik buat mereka.

Alur ceritanya ditulis mengalir oleh mbak Ulin Nurviana dengan penekanan emosi di setiap tokohnya. Membuat saya terhanyut dalam peristiwa demi peristiwa.

Kekurangannya menurut saya, ending ceritanya kurang greget. Mudah ketebak akhirnya gimana. Tapi tetap suka sama jalan ceritanya.


Tidak pernah ada doa yang sia-sia. Jarak yang memisahkan adalah cara Allah membuatnya dewasa, adalah cara-Nya untuk membuatnya yakin bahwa keajaiban selalu ada, bahwa tulang rusuk tak akan salah pulang pada pemiliknya. (hlm. 161)


Novel ini cocok banget bagi jomlo-jomlo yang galau mikir nikah. Galau belum dapat jodoh atau seringnya putus cinta.
Ingatlah,

"Tulang rusuk tak akan salah pulang pada pemiliknya"



#Onedayonepost
#ODOPbatch5
#ODOPharike-12


Comments

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja