Review Novel: Perfect Mistakes, Tentang Dosa dan Penebusannya


“...Semua orang terlahir dengan akal sehat, hingga mereka jatuh cinta. Semua orang mengakui rumitnya matematika integral 4 dan akuntansi rekonsiliasi 8 kolom, hingga mereka jatuh cinta. Seangkuh itu cinta” (Hal. 77)

Kutipan kalimat di atas merupakan bagian dari cerita di buku Perfect Mistakes. Dalam buku ini terdapat sembilan kisah tentang dosa dan cara penebusannya.

Nah, sebelum saya bahas review nya, berikut sinopsis yang ada di bagian belakang novel ini.

Sinopsis Perfect Mistakes


Judul : Perfect Mistakes

Penulis : Rons Imawan, dkk

ISBN : 978-602-1383-43-8

Jumlah Halaman : xiv + 306 halaman

Penerbit : Bentang Belia (PT Bentang Pustaka)

Tahun Terbit: Maret 2015


“Kematian hanya menghentikan hidup, bukan cinta.”

Di ambang kepayahan, seseorang hadir menyelamatkanku melalui transplantasi hati. Namun, keajaiban itu rupanya ilusi. Aku harus melanjutkan mimpi burukku sejak terjaga dari meja operasi.
Lebih panjang. Lebih kejam.
Nyatanya, dia tak hanya mewariskan seonggok hepar, tetapi juga seluruh kenangan dan kisah cintanya yang tak kelar, yaitu kamu. Jiwa ragaku dikendalikan. Aku bukan diriku lagi.
Hidupku terperangkap dalam avatar. Ini lebih parah dari kematian.
-          After Heart –


Kisah-kisah dalam buku Perfect Mistakes ini ditulis oleh 8 penulis. Tapi ada satu penulis yang menjadi penulis utama dalam buku ini, yaitu Rons Imawan. Dia menulis lebih dari satu cerita.

Kisah yang ditulis Rons Imawan lebih mendominasi di buku ini. Ada kisah berjudul After heart yang menjadi kisah utama dalam buku ini. Bahkan kisahnya ditulis lebih dari 100 halaman.


Karena buku ini adalah kumpulan kisah, maka aku akan mereview satu persatu kisah di dalam buku ini.

Kisah pertama dimulai dengan kisah berjudul Untuk Indira karya Haruka.
Kisah ini ditulis dengan penuh kejutan. Openingnya seru membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Kisah ini mempunyai tokok utama bernama Redi. Dia harus menebus dosanya pada seseorang yang bernama Indira. Penuturan ceritanya awalnyaa bagus tapi pas ke tengah, kesalahan Redi pada Indira itu dapat ditebak oleh pembaca.

Kisah kedua berjudul Lamunan Jendela karya Kwartika Ade Arimbi. Kisah ini tentang perempuanbernama Vaya yang punya cinta terpendam. Bagaiamana sosok Vaya harus kuat menghadapi kenyataan.

“Saya ingin buku ini  bisa kami isi bersama, bukan hanya tentang cinta yang diam-diam. Bukan tentang dia yang diam-diam memandangi saya melalui jendela. Tapi, tentang kami yang saling memandang satu sama lain, sembari tertawa.” (hal. 43)

Cerita ketiga adalah Crown for a Brave Girl karya Nday. Saya suka pesan moral yang ditampilkan dalam cerita ini. Tentang pemerkosaan tapi diambil dari sudut pandang orang ketiga.

“Hidup kamu masih berharga dan akan terus berharga selamanya. Nggak peduli siapa pun yang coba menghancurkan kamu, kita harus berani melanjutkan hidup. Karena hidup kita berharga. ...” (Hal. 61)

Sedikit yang kurang adalah penuturan yang kurang mengalir.

Berikutnya adalah cerita keempat sekaligus cerita utama di buku ini. After Heart karya Rons Imawan. Pertama membacanya, saya dibuat suka dengan diksi yang dipakai oleh penulis. Selain itu kisah ini menceritakan seorang penerima donor hati tapi tidak hanya menerima donornya tapi sekaligus kenangan si pemiliknya.

“Ada yang bilang, tragedi paling menyedihkan dalam hidup adalah kematian seseorang yang sesungguhnya masih hidup. Kematian memang tragedi, tetapi membiarkan sebagian dari kita tak bernyawa adalah tragedi hidup sesungguhnya” (Hal. 66)

“Jatuh cinta itu untuk dirasakan, bukan diceritakan. Medefinisikan keangkuhan cinta yang dicerabut dari dadamu oleh seseorang adalah rasa yang paling sulit diungkapkan.” (Hal. 77)

Ide ceritanya menarik. Alur ceritanya bolak balik dan diksi yang panjang terkadang mengganggu. Tapi ceritanya sangat manis.

Cerita berikutnya berjudul Alibi karya M.H Mubarok. Kisah tentang seorang gadis kecil bernama Mia yang cacat dengan Dea, pengasuhnya. Sekaligus menceritakan tentang ayah Mia. Ini tidak cerita romantis tentang seorang ayah yang jatuh cinta sama pengasuh putrinya. Tapi ide cerita ini lain dan mengejutkan. Tentang kesalahan di masa lalu yang ditebus di masa depan. Menariknya saat opening dibuat seperti teka teki kejadian apa yang sedang terjadi.

Cerita keenam berjudul Realitas Palsu karya Dita Indira.Kisah ini mengangkat tentang pengorbanan seorang ayah bernama Tony demi putrinya, Sara. Karena kecelakaan, Tony cacat dan membuat istrinya meninggal. Tinggal putrinya Sara yang hidup tapi dia sangat malu punya ayah yang cacat. Hingga ayahnya memanfaatkan teknologi kloning. Akhir cerita sangat menarik karena pada akhirnya Sara mengerti kasih sayang ayahnya luar biasa.

Cerita ketujuh berjudul Sumpah Konyol karya Afgian Muntaha. Ceritanya memang tidak sekonyol judulnya. Cerita ini mengambil sudut pandang orang ketiga. Menceritakan tentang Cahyo seorang anak dengan kebohongannya pada orang tua.Tentang keteguhan Cahyo atas pendiriannya saat melakukan penebusan dosa.

"Terlalu banyak hal hebat yang hilang dari diri kita beranjak dewasa meninggalkan masa kecil yang nauf. Kadang, kita harus banyak belajar dari anak kecil..." (Hal 239)


Cerita kedelapan berjudul Bulan Belum Datang karya Dadan Erlangga.  Tentang remaja yang berusaha membuat dirinya diterima oleh lingkungannya namun sebenarnya secara ekonomi dia kurang bisa mengikuti pergaulan teman-temannya. Sehingga Bulan nekat melakukan hal yang tidak boleh dilakukannya. Karena merasa bersalah pada orang tuanya, Bulan menghilang dari rumah.

Cerita terakhir ditulis oleh Rons Imawan. Cerita ini berjudul Perfect Mother. Kisah tentang ibu dan anak. Kisah ini sungguh menyentuh dan mengingatkan tentang perjuangan seorang ibu sekaligus seorang anak. Endingnya benar-benar tak terduga.

"Seorang Ibu akan menuntun anak-anaknya untuk sementara waktu, tetapi menuntut hati mereka selamanya." (Hal. 286)
***

Ok, itu review aku untuk masing-masing cerita dalam buku ini. Kalau ingin tahu cerita keseluruhan, bisa langsung baca bukunya.

Comments

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja