Dalam Menulis yang Utama Action



Dalam menulis yang terpenting adalah Take Action Now. Itulah point penting yang disampaikan Muliyatun N saat memberikan materi dalam bedah buku Ame no Uta dengan tema Kisah Lama Bersemi Kembali (merampungkan tulisan yang belum usai) yang diadakan Forum Lingkar Pena (FLP) cabang Lamongan Minggu (10/3/2019).

Sebanyak 20 peserta yang hadir pada hari itu di Dinas Perpustakaan Lamongan sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan pembicara yang juga founder KoPMi (Komunitas Pembaca Menulis). Menurut Muliyatun N, menulis tanpa tindakan itu tidak akan seimbang. Take Action Now maksudnya jika ingin menulis, langsung ambil tindakan sekarang untuk menulis dan jangan ditunda-tunda.

"Dulu waktu pertama kali menerbitkan novel, saya disuruh penerbit pakai nama pena. Waktu itu saya pakai nama Miyazaki Ichigo. Karena novel yang saya tulis kebanyakan berlatar belakang negara Jepang. Termasuk novel Ame no Uta ini," terang Muliyatun N.



Bedah buku yang diadakan dalam rangka rekrutmen anggota FLP Lamongan ini, sengaja menghadirkan penulis asal Lamongan agar para peserta khususnya masyarakat Lamongan bangga bahwa Lamongan bisa melahirkan penulis hebat.

"Kegiatan seperti ini sangat penting dilakukan, apalagi melihat geliat iklim berliterasi masyarakat Lamongan sangat tinggi." ujar Arul Chandrana novelis dan youtuber asal Lamongan.

Kabid Pengolahan dan Akuisisi Dinas Perpustakaan Lamongan Rara Ari Palupiningrum, S.H, MM, yang mewakili plt Kepala Dinas Perpusda juga menambahkan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat Lamongan. Apalagi saat ini pemerintah Lamongan sedang menggalakkan literasi di setiap desa yang merupakan salah satu tatanan yang ada pada Program Desaku Pintar.

Bedah buku semakin meriah saat pembicara memilih langsung tiga peserta aktif untuk mendapatkan novelnya secara gratis.

"Bagaimana agar kita bisa semangat menulis?" tanya salah satu peserta bedah buku di acara sesi tanya jawab.



"Salah satu dorongan semangat menulis adalah dengan bergabung dengan komunitas menulis. Karena ada teman yang bisa diajak berdiskusi dan berbagi ilmu tentang menulis." ujar Muliyatun N. "Dan salah satunya bisa bergabung di FLP Lamongan," imbuhnya disertai tepuk tangan para peserta bedah buku.


(Dimuat di Citizen Reporter Harian Surya, Kamis 14/3/2019)

Comments

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

statistics

Popular posts from this blog

Omah Oblong, Sentra Kaos Oblong Unik Khas Jogja